ShoujiaCity Connector

Mulai di sini · Panduan utama

Cara UMKM melayani pelanggan berbahasa Mandarin

Wisatawan dari Tiongkok kembali datang ke Bali, Jakarta dan kota lain. Panduan ini menyusun langkah yang paling berpengaruh untuk warung, toko, kafe atau salon: dari informasi di Google Maps sampai cara membayar dan membalas pesan.

Jawaban singkat

Pastikan dulu tiga hal: usaha Anda muncul dengan benar di Google Maps, tamu bisa membayar dengan aplikasi mereka lewat QRIS, dan menu atau daftar harga bisa dipahami tanpa bahasa Indonesia. Setelah itu baru siapkan kalimat Mandarin untuk karyawan, promosi Imlek dan media sosial.

Siapa yang dimaksud “pelanggan berbahasa Mandarin”

Menurut data BPS yang diberitakan ANTARA, ada sekitar 1,34 juta kunjungan turis asal Tiongkok ke Indonesia pada 2025, naik 12,2 persen dari tahun sebelumnya. Sekitar 40 persen masuk lewat Bali dan sekitar 38 persen lewat Jakarta. Selain turis, ada juga pekerja, pelajar dan pebisnis yang tinggal di Indonesia.

KelompokSituasinyaYang paling mereka butuhkan
Turis dari TiongkokKunjungan singkat, banyak merencanakan lewat aplikasi TiongkokBisa membayar dengan Alipay atau aplikasi UnionPay, menu yang terbaca, alamat yang jelas
Pekerja dan pelajar dari TiongkokTinggal beberapa bulan atau tahun, kembali berbelanjaHarga jelas, cara pesan lewat chat, jam buka yang akurat
Wisatawan dari Malaysia, Singapura, Taiwan, Hong KongSebagian berbahasa Mandarin, sering memakai Google MapsProfil Google Maps yang lengkap, informasi dalam bahasa Inggris atau Mandarin

Tujuh langkah, dari yang paling berdampak

  1. Daftarkan dan rapikan Google Maps. Gratis dan dipakai hampir semua wisatawan untuk mencari lokasi. Cara daftar usaha di Google Maps.
  2. Cek apakah QRIS Anda menerima pembayaran dari Tiongkok. Bank Indonesia menyebut QRIS Antarnegara sudah tersambung dengan Tiongkok; tamu bisa membayar memakai Alipay atau aplikasi UnionPay. Penjelasan lengkapnya.
  3. Buat menu atau daftar harga yang bisa dipahami. Foto produk dan nama dalam Mandarin. Cara membuatnya.
  4. Siapkan kalimat Mandarin untuk karyawan. Sepuluh kalimat sudah cukup untuk menyapa, menyebut harga dan menjelaskan cara bayar. Daftar kalimatnya.
  5. Kumpulkan ulasan asli. Ulasan memengaruhi pilihan tamu yang belum pernah datang. Cara minta ulasan tanpa melanggar aturan.
  6. Perbarui foto. Foto tampak depan dan produk dari HP sudah cukup jika diambil dengan benar. Panduan foto pakai HP.
  7. Rencanakan musim ramai. Imlek dan libur nasional Tiongkok (Golden Week) mengubah siapa yang datang. Kalender dan persiapannya.

Contoh: toko oleh-oleh dekat pantai

Contoh ilustrasi, bukan kasus klien

Sebuah toko oleh-oleh di Bali melihat rombongan turis dari Tiongkok berhenti di depan toko lalu pergi. Karyawan mencatat tiga hal yang sering terjadi: tamu menunjukkan aplikasi di HP untuk membayar, bertanya “多少钱?” (berapa harganya), dan mencari toko lewat foto di HP.

MasalahPerbaikanUsaha
Tamu tidak bisa membayarTanya penyedia QRIS apakah QRIS Antarnegara untuk Tiongkok sudah aktif; pasang stiker Alipay jika didukungSatu telepon ke bank atau penyedia
Tamu tidak tahu hargaLabel harga dengan angka besar dan kata 价格 (harga)Satu sore
Toko sulit ditemukanPerbarui titik lokasi dan foto tampak depan di Google MapsSatu jam

Kesalahan yang sering terjadi

Menerjemahkan semuanya tanpa dicek

Terjemahan mesin yang salah pada harga atau bahan makanan lebih merugikan daripada tidak ada terjemahan. Minta satu penutur Mandarin memeriksa sebelum dicetak.

Membeli ulasan

Google melarang konten dan ulasan palsu. Profil bisa dibatasi, dan pelanggan biasanya bisa merasakan ulasan yang tidak wajar.

Menjanjikan karyawan berbahasa Mandarin padahal tidak ada

Lebih baik jujur: “Karyawan kami berbahasa Indonesia dan Inggris, silakan kirim pesan tertulis dalam Mandarin.”

Cara mengukur apakah berhasil

SinyalCara menghitungYang tidak bisa disimpulkan
Transaksi QRIS dari luar negeriLaporan transaksi dari penyedia QRISApakah tamunya turis atau penduduk
Pertanyaan dalam MandarinCatat chat dan telepon setiap mingguApakah akhirnya membeli
Kunjungan profil Google MapsStatistik di Profil BisnisJumlah kunjungan ke toko yang sebenarnya

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah saya harus bisa bahasa Mandarin?

Tidak. Informasi tertulis yang jelas, cara bayar yang bisa dipakai dan beberapa kalimat sederhana sudah membantu sebagian besar situasi.

Apakah perlu membuat akun Xiaohongshu atau WeChat?

Tidak wajib di awal. Pastikan dulu tamu yang datang bisa membayar dan memahami produk Anda. Media sosial berguna setelah dasar-dasarnya siap.

Berapa biayanya?

Google Profil Bisnis gratis. QRIS memakai biaya transaksi dari penyedia Anda. Biaya terbesar biasanya waktu: foto, menu dan membalas pesan.

Sumber

  1. Kunjungan turis China ke Indonesia naik 12 persen pada 2025 (data BPS)ANTARA · dicek 2026-10-15
  2. QRIS AntarnegaraBank Indonesia · dicek 2026-10-15
  3. Memulai Google Profil BisnisBantuan Google Profil Bisnis · dicek 2026-10-15

Tetap cek sendiri: Siapa pelanggan Anda sendiri. Minta karyawan mencatat selama dua minggu: berapa tamu berbahasa Mandarin, dari mana, dan apa yang mereka tanyakan.